OPINIABDI.ID – Timnas Indonesia Era Generasi Emas Pra Piala Dunia Mexico 1986 menjadi salah satu skuad terbaik yang dimiliki oleh Indonesia.



Fanatisme pecinta sepakbola Indonesia menjadi salah satu yang terbesar, dan kerap mengundang antusiasme dari media asing untuk diulas.

Meski demikian, memang kita ketahui bahwa tim Nasional Indonesia belum mampu untuk berbicara banyak di level Asia sekarang ini.

Usai dilatih oleh juru taktik asal Spanyol yakni Luis Milla, perlahan Timnas mulai menunjukan perkembangan yang positif.

Hingga saat inipun saat ditangani oleh mantan pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 lalu, Shin Tae-yong, berbagai upaya mulai dilakukan demi kemajuan sepakbola Indonesia kedepannya.

Salah satunya adalah dengan memberikan menit dan pengalaman bermain bagi para pemain muda untuk mulai berdaptasi dengan atmosfir pertandingan.

Hal ini bertujuan agar mental dan taktik permainan mereka mulai berkembang sejak dini sehingga nantinya mereka bisa lebih baik lagi jika dihadapkan pada pertandingan penting Timnas Indonesia kedepannya.

Berkaca kebelakang, ada satu momen bersejarah yang pernah diukirkan oleh Timnas Indonesia di level dunia. Bahkan telah diakui oleh federasi sepakbola dunia FIFA.

Pada awal Januari 2018 lalu, FIFA secara resmi lewat akun Instagramnya menuliskan pengakuan akan keikutsertaan Indonesia pada gelaran Piala Dunia Prancis 1938.

Walaupun masih menggunakan nama Dutch Indies, namun harus diakui Indonesia lah yang menjadi wakil pertama Asia di ajang Piala Dunia.

Namum tahukan bahwa Timnas Indonesia nyaris lolos untuk kedua kalinya ditangan pelatih legendaris Sinyo Aliandoe pada tahun 1986 saat gelaran Piala Dunia Meksiko? Berikut ulasannya.

Putaran pertama kualifikasi Piala Dunia Mexico 1986

Advertisements

Tim Nasional Era Generasi Emas Pre Piala Dunia Mexico 1986, adalah Squad terbaik yang nyaris membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia Mexico 1986.

Kala itu Timnas Indonesia bergabung di 3B AFC Zona B, bersama India, Thailand, dan Bangladesh. Indonesia memulai pertarungan pada 15 Maret 1985 melawan Thailand dan menang 1-0.



Baca Juga: Prestasi Terbaik Klub Asean Dalam 10 Tahun Terakhir di Pentas AFC Cup

Pada laga berikutnya, Bambang Nurdiansyah dkk. mengalahkan Bangladesh 2-0. Akhirnya skuad Timnas Indonesia menutup putaran pertama dengan menang atas India 2-1.

Putaran kedua kualifikasi Piala Dunia Mexico 1986

Pada putaran kedua Indonesia diimbangi India 1-1. Dua laga lain berhasil dimenangkan, yakni vs Bangladesh (2-1) dan menang 1-0 atas Thailand. Hasil itu membuat Indonesia maju ke babak kedua sebagai juara grup.

Babak 2 Kualifikasi Piala Dunia Mexico 1986

Babak kedua Zona B AFC Kualifikasi Piala Dunia 1986 mempertemukan Indonesia dengan Korea Selatan. Indonesia kalah 0-2 pada pertemuan pertama, 21 Juli 1985 di Seoul. Lalu pada 30 Juli 1985, Indonesia kalah 1-4 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kalah agregat 1-6 membuat Indonesia harus mengubur impian ke Piala Dunia.

Berikut ini ke-24 pemain timnas PPD 1986 asuhan Benny Mulyono (manajer), Sinyo Aliandu (pelatih), dan Salmon Nasution (asisten pelatih):

1. Donny Latuperissa, (NIAC Mitra)
2. Ferel Raymond Hattu, (NIAC Mitra)
3. Haryanto, (eks UMS ’80)
4. Elly Idris, (Yanita Utama)
5. Rully Nere, (Yanita Utama)
6. Zulkarnaen Lubis, (Yanita Utama)
7. Bambang Nurdiansyah, (Yanita Utama)
8. Herry Kiswanto, (Yanita Utama)
9. Ristomoyo, (Yanita Utama)
10. Syafrudin Fabanyo, (Yanita Utama)
11. M. John, (Yanita Utama),
12. Yusuf Bachtiar, (Perkesa ’78)
13. Agusman Riyad,i (Perkesa ’78)
14. Aun Harhara, (Tunas Inti)
15. Wahyu Tanoto, (Tunas Inti)
16. Dede Sulaiman, (eks Indonesia Muda)
17. Lasdi Arman, (Semen Padang)
18. Warta Kusuma, (Warna Agung)
19. Dudung Abdullah, (Warna Agung)
20. Tonggo Tambunan,
21. Hermansyah, (Timnas Indonesia Garuda)
22. Marzuki Nyakmad, (Timnas Indonesia Garuda)
23. Sain Irmis, (timnas Indonesia Garuda)
24. Adolf Kabo (Perseman)



Dengan sejarah mentereng, dan sudah mendapat pengakuan dari FIFA atas keikutsertaan Indonesia pada Piala Dunia Prancis 1939, harusnya ini menjadi sebuah cambuk yang akan mendorong semangat Timnas Indonesia sekarang yang penuh dengan talenta-talenta muda berbakat.

Baca Juga: Jadwal Final Piala AFF U-16 2022, Misi Balas Dendam Vietnam dan Mental Juara Timnas Indonesia

Berkaca dari sepakbola Vietnam yang kini merajai persepakbolaan di Asia Tenggara bahkan mampu berbicara banyak di kancah sepakbola Asia, Timans Indonesia juga tidak kalah hebatnya akan talenta-talenta muda yang dimiliki.

Kini ditangan coach Shin Tae-yong, semoga kedepannya dapat membawa Tim Garuda untuk mampu bersaing baik di zona regional Asia Tenggara, Asia dan dunia.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *