OPINIABDI.ID, Jakarta – Pada masa pemerintahan Presiden Jokowi, kita selalu disuguhkan dengan berbagai pemandangan yang unik dan luar biasa disetiap konsep peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang kita rayakan.



Pada tahun ini, Sekretariat Presiden mengungkapkan Peringatan HUT ke-77 RI mengusung konsep sejarah bangsa Indonesia yang dituangkan dalam dekorasi di kawasan Istana Merdeka, Jakarta.

Salah satu konsep yang masih dipertahankan adalah kirab atau arak-arakan Sang Saka Merah Putih dan Naskah Proklamasi dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka.

Kirab budaya tersebut dilakukan pada, Rabu, (17/08/2022) pagi yang disiarkan langsung oleh akun youtube Sekretariat Preside.



Advertisements

Kirab budaya tersebut mengiringi kereta kencana Ki Jagarasa, dikawal 14 ekor kuda yang terdiri dari tujuh ekor kuda di sisi kanan dan tujuh disisi kiri sebagai simbol 77 tahun Indonesia Merdeka.

Kereta kencana Ki Jagarasa sendiri ditarik oleh 6 ekor kuda bernama Gunung Kondo, Gunung Sinabung, Bunga Akasia, Bunga Seruni, Bunga Sinia serta Bunga Rasida.

Selain itu ada pula undangan raja-raja dari 34 Provinsi di Indonesia yang turut mengiringi dalam kirab tersebut sebagai simbol kekayaan budaya dan adat istiadat di Indonesia.

Perwakilan raja-raja nusantara dari 34 Provinsi di Indonesia yang terdiri dari:
– Kesultanan Aceh Darussalam
– Kerajaan Siak Sri Indrapura
– Kerajaan Siguntur
– Kerajaan Jambu Lipo
– Kesultanan Sultan Muhammad Salahuddin
– Kerajaan Amanuban
– Kerajaan Mollo
– Kesultanan Sambas
– Kesultanan Kutaringin
– Keraton Pontianak
– Kerajaan Mempawah
– Kesultanan Sintang
– Kerajaan Parigi
– Kesultanan Gowa
– Kesultanan Bone
– Kesultanan Jambi
– Kesultanan Darussalam
– Kesultanan Kasepuhan
– Kesultanan Kacirebonan
– Keraton Kesultanan Yogyakarta
– Keraton Kasunanan Surakarta
– Kesultanan Banjar
– Kesultanan Kutai Kartanegara Ingmartadipura
– Puri Pemecutan Denpasar
– Puri Kanginan Klungkung
– Kesultanan Buton
– Kerajaan Konawe
– Kesultanan Ternate
– Kesultanan Tidore
– Suku Dani
– Suku Asmat
– Suku Moe
– Suku Arfak



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *